Bukan kawan, Newcastle yang ini bukan di UK. Newcastle yang ini adalah kota kecil yang tenang, berlokasi beberapa jam dari Sydney. Kalau ada yang suka menonton film Dawson's Creek atau Gilmore Girls, tidak sulit membayangkan kota kecil di tepi laut ini. Dekat dengan kota ini adalah Hunter's Valley dengan dua produksi utama: batubara dan wine. But, Newcastle is the sleepy little town with big harbour.
Okay, sekarang mari ke inti dari blog ini, pantai dan laut. Pantai terbaik di kota ini adalah Newcastle Beach ~ dinamai sama dengan kotanya. Pasir putih dan ombak biru sejauh mata memandang. The kind scene I liked. Para novocastrian (begitu penduduk asli kota ini menyebut dirinya) sangat menjaga keaslian kota dan pantai. Tidak ada bangunan tidak perlu di area pantai. Tidak ada taman bermain, restoran, shelter buat hujan, bahkan tak ada kamar ganti dan toilet, hanya ada pantai keren. Para peselancar yang mencoba bermain dengan ombak di pantai ini datang dengan mobil yang berfungsi ganda sebagai kamar ganti :p. That makes tourist like me would have a hard time to enjoy the beach. Some of the novocastrian don't mind changing in the open, but I don't have the gut to be on show:)
Hotel yang saya tempati hanya berjarak dua kilometer dari pantai, dan apabila mengambil jalur lurus, akan mengambil waktu 15-20 menit untuk sampai ke pantai. Di lobi hotel tersedia peta jogging yang menyediakan jalur melewati tempat-tempat yang menarik di Newcastle. Ingat ini adalah kota kecil dan tempat-tempat wisata berada dekat dengan hotel tempat inap saya.
Rute dimulai dari depan hotel menyusuri pelabuhan. Sepanjang pelabuhan adalah restoran dengan desain unik dan menu western (burger, steak, fresh natural seafood!, pizza) dan rasa Asia (Thai, Japan, Chinese) atau gabungan keduanya: pizza bebek panggang Shanghai-lezaat!
Sehabis menyusuri pelabuhan, kita akan sampai di pantai untuk menarik nafas sejenak. Di sini kita bisa memilih lanjut ke mercu suar untuk jalur mendaki, atau menikmati pemandangan (saya melakukan dua-duanya).
Ada dua alternatif untuk jalur pulang. Kita bisa memilih melalui pelabuhan lagi dan bersantap di salah satu "restoran kota kecil"nya, atau kita bisa melalui jalan kota yang akan melalui pusat belanja King's Street untuk ambil uang di ATM atau belanja snack di mini market, makan-makan di Darby's (Thai-Chinese-Italian), lanjut ke Honeysuckle Market dengan night sale setiap Kamis (night sale berarti mereka tetap buka sampai jam 7 malam, wow!)
Well, saya mengambil pilihan pertama, pulang sambil mampir ke kedai seafood menikmati seekor lobster - yummy! (tapi favorit saya adalah Larna Thai dengan Po Thak soup-nya yang segar)
Penyesalan saya ketika berkunjung ke sini adalah tidak melakukan survey dengan benar. Ada kapal yang berangkat ke New Zealand dari pelabuhan. Cerita dari novocastrian di sini, adalah memungkinkan untuk bermain ke New Zealand selama weekend, tapi perlu visa - hiks!
Kesimpulan: Kota pelabuhan yang dekat dengan tambang batubara. Sounds like Balikpapan. Yup, mahalnya juga sama. Ini adalah pantai yang cocok buat santai tanpa memikirkan kerjaan, terlindung oleh kota yang tenang dan keramahan penduduknya. The novocastrians did a very good job protecting their town.

pantainya keren tom..ga tw ya kalo gbr menipu kenyataan..hahaha...
BalasHapuskontras bgt ama yg ancol..
Iya, bos..
BalasHapussoalnya yang di sini dilindungi sama warga kotanya. Meski tong sampahnya cuma satu (tuh dekat foto gw), tapi liat aja pantainya bersih banget kan:)
Satu lagi, gambar memang menipu. Foto2 ini menangkap 80% keindahan alamnya, aselinya lebih mantaps!